pmb

--SINCERE--


an image

Rencana itu memang perlu, menjadi penting

Menuju UMPP (Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan)


an image

Visitasi oleh tim evaluator Kemenristek Dikti untuk penggabungan STIKES Muhammadiyah Pekajangan, STIE Muhammadiyah Pekalongan dan Politeknik

Success


an image

Kehidupan dan Kesuksesan sesorang dipengaruhi oleh 88 - 90 % PIKIRAN BAWAH SADAR dan 10 - 12 % oleh PIKIRAN SADAR   (Penelitian

Putih Bergaris


an image

Hai putih bergaris kekosonganmu kini menguap bersama kenangan sang penulis tiap kata yang ia curahkan seperti membuat koneksi

Tips Olahraga Minimal Buat Anda yang Merasa Sibuk


an image

Apa yang menjadi tantangan Anda dalam menjaga kesehatan? Polusi? Paparan sinar UV berlebihan? Ya, bisa saja. Tapi, jawaban yang paling

Olahraga Pagi atau Olahraga Malam, Mana yang Lebih Baik?


an image

Aktivitas yang padat di sekolah, di kampus, atau di kantor, kadang membuat waktu kita untuk berolahraga jadi sedikit. Padahal, paling tidak waktu

an image

Hai putih bergaris kekosonganmu kini menguap bersama kenangan sang penulis tiap kata yang ia curahkan seperti membuat koneksi denganmu bahasanya ringan, sederhana, tapi mengena semacam menghisap permen dikala kering menyelubungi mulut dia bilang, kau ini semacam brankas, tempat sampah, kawan yang paling aman yang pernah dia temui untuk sekedar membuang penat setelah berkeluh kesah dengan sang Pencipta mungkin nantinya kau akan dibantai oleh teknologi, tapi sungguh sang penulis masih setia padamu, sampai saat paling akhir       By : SK

Hit (125)Komentar (0)

Selengkapnya...

an image

Hidup adalah lingkar-lingkar kecil Dalam bingkai trapesuim Ada perputaran dan keseimbangan Yang terkadang tidak seimbang Dalam proses penciptaan adanya ada Adalah dari sesuatu yang tiada   Hidup adalah garis-garis fikir Yang menyatu menjadi bentuk abstrak Ada hal yang tidak terfikirkan Ada hal yang menjadi tidak wajar dan menggila Ada bentuk kehidupan yang harusnya Segera dibinasakan   Hidup itu... Seperti titik-titik yang menyatu Menjadi bentuk indah tiada tara Karena hidup adalah anugerah Namun, banyak keindahan tak terjangkau Bentuk kehidupan seperti fatamorgana Fatamorgana kehidupan Di bumi

Hit (751)Komentar (0)

Selengkapnya...

an image

Ada rasa enggan menggelayuti Rasa lelah menggapai hati Aku merasa tlah begitu jauh Jauh jauh jauh Aku merasa bagai melayang Menjauh dan tak menapak bumi lagi Ketakutan semakin mencekam Takut tak bisa kembali Ingin ku berteriak Tak adakah yang bisa membantuku? Aku semakin terlena dalam ketakutan Ketika tekanan semakin berat Ahhhhhhhhhhhhhhhhhhhh Aku terjaga dari tidurku Aku sadar sepenuhnya di penghujung malam Dalam kesunyian ini, aku menyadari Aku tlah jauh dan berpaling. Aku ingin kembali Bisakah? Kulangkahkan kakiku mengambil wudlu Ku tunaikan ibadah yang lama ku lupakan Ada ketengan yang luar biasa kurasakan. Hatiku terasa sangat lapang Bahagia Kuteteskan air mata kebagiaan ini Masihkah aku

Hit (837)Komentar (0)

Selengkapnya...

an image

KAU... Ketika tidak ada seseorang yang mau mendengar, kau adalah pendengarku. Ketika aku tersakiti dan tak menunjukan itu, kau tahu. Ketika aku menjauh menutupi air mata, kau melihat. Ketika aku merasa suka dan aku tidak bisa mendapatkanya, kau mengerti. Cahaya keajaibanmu, senyumu menyembuhkan jalanku, dan aku tahu yang akan kau lakukan itu membuat semua menjadi baik. Kau tahu semua tentangku yang aku tak tahu. Kau tahu kekhawatiranku. Rasa maluku untuk berbagi dengan orang lain tapi tidak denganmu. Kau teman selamanya yang mampu mengambil saat-saat sulit, saat sedih, dan saat membingungkan dalam hidupku. kau meyakinkanku bahwa disana ada pintu yang terkunci dan menunggu untuk ku buka. Kau memugar kepercayaanku tentang orang dan membuktikan bahwa disana ada persahabatan yang

Hit (644)Komentar (0)

Selengkapnya...

an image

Dalam kertas putih kutorehkan tinta hitam penuh makna Berbentuk irama... simfoni akan kehidupan Cerita penuh makna Cerita penuh warna Itu yang kuharapkan... Tapi mengapa? Mengapa hanya goresan tinta hitam yang membentuk sebuah simfoni kesedihan Simfoni yang terasa, seakan menusuk tulang dada... Menembus iga sampai ke pusat kehidupan... Simfoni yang menggambarkan kegelapan hidupku... Di sisi lain dari aku saat ini dihadapan manusia lainnya... Saat simfoni itu kudengarkan kepada semua... Ketakutan yang mendalam meyentuh kulit ariku... Lirih terdengar tapi sangat menyanyat... perih... Adakah yang faham akan semua? Tolong aku... Dengarkan laguku... Rasakan simfoniku... Dan...fahami aku Karena ku ingin kalian tahu...aku...kini...sendiri...dalam sudut

Hit (713)Komentar (0)

Selengkapnya...