pmb

6 Olahraga yang Dilakukan Rasulullah Saw dan Para Sahabatnya


an image

Rasulullah shallalahu 'alaihi wasallam mentradisikan beberapa olahraga bagi kaum muslimin di zaman beliau. Olahraga ini dilakukan tak hanya

Banyak Teman di Dunia Nyata Kurangi Risiko Diabetes dan Hipertensi


an image

Jakarta, Bukan hal yang baru apabila seseorang memiliki ratusan bahkan ribuan teman di jejaring sosialnya seperti facebook atau twitter. Namun,

5 Fakta Unik Manfaat Main Game untuk Otak


an image

Orang-orang sering bilang kalau main game itu tidak ada gunanya. Siapa bilang!? Menurut penelitian, bermain video game itu bermanfaat untuk

Daftar Jurnal Online library Stikes


an image

Jurnal Online yang bsia di akses :  

Jauhi Prasangka


an image

Seseorang SMS sahabat karibnya: "Bro, aku lagi butuh 500 ribu, penting banget, darurat. Please, tolong pinjami aku dulu".

5 Manfaat Nonton Film Horor untuk Kesehatan


an image

TIDAK sedikit orang yang takut menonton film bergenre horor karena tentu saja menakutkan. Namun di balik semua itu, ternyata menonton film

an image

Sejumlah tokoh nasional menghadiri peringatan satu abad berdirinya Muhammadiyah yang digelar di Stadin Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (18/11/2012). Para tokoh tersebut yaitu mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdatul Ulama Hasyim Muzadi, AM Fatwa, Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum, Ketua Umum DPP Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia Sutiyoso, pegusaha Harry Tanoesoedibjo, serta Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan. Juga turut dihadiri tokoh Partai Amanat Nasional Patrialis Akbar, Ketua Umum Partai Hati Nurani Rakyat Wiranto, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, Ketua DPD Irman Gusman, sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat, para duta besar negara sahabat dan para ketua Muhammadiyah se-Indonesia. Stadion Gelora Bung Karno juga

Hit (772)Komentar (0)

Selengkapnya...

an image

(Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin ikut kehujanan menyapa puluhan ribu warga Muhammadiyah pada perayaan Milad ke 100 Muhammadiyah di Gelora Bung Karno, Jakarta, kemarin. Muhammadiyah pada perayaan miladnya yang ke 100, mengambil tema "Sang Surya Tiada Henti Menyinari Negeri")   Sikap Teladan dari sang Bapak Muhammadiyah kepada Semua Kader Muhammadiyah di penjuru

Hit (563)Komentar (0)

Selengkapnya...

an image

Milad Muhammadiyah tahun ini begitu special, karena berdasarkan kalender Hijriyah pada 8 Dzulhijjah 1433 H, Muhammadiyah berusia 103 tahun, sedang menurut kalender Miladiyah pada tanggal 18 November 2012 M, Muhammadiyah berusia 100 tahun, sehingga momentum ini sangat berarti khususnya bagi warga Persyarikatan beserta seluruh Organisasi Otonomnya dan Amal Usaha Muhammadiyah, mulai dari tingkat Pusat hingga diseluruh pelosok Cabang dan Ranting Muhammadiyah begitu bersemangat mensiarkan dakwah Islam melalui Gerakan Muhammadiyah. Saat itu pada tanggal 8 Dzulhijjah 1330 H yang bertepatan dengan  tanggal 18 November 1912 M, di Yogjakarta, KH. Ahmad Dahlan mendirikan organisasi Muhammadiyah sebagai bentuk kepedulian dan rasa tanggung jawabnya melihat realitas yang ada waktu begitu

Hit (658)Komentar (0)

Selengkapnya...

an image

Momentum Sumpah pemuda kali ini merupakan starting point bagi kebangkitan kaum muda. Menilik kepada gerakan pemuda tahun 1908-1928, mereka telah tercerahkan bahwa untuk merdeka yang diperlukan adalah persatuan dan bukan perpecahan. Fase konsolidasi ini lantas berujung dengan fase pendobrakan pada tahun 1945. Proklamasi adalah titik kulminasi perjuangan para pemuda.     Tugas utama para pemuda era sekarang adalah merebut kemerdekaan sejati di bidang politik, ekonomi, pertambangan, dll. Perjuangan ini tidak kalah beratnya dengan perjuangan pemuda terdahulu. Kata kuncinya adalah idealism dan kritisisme.     IMM sebagai bagian utuh dari bangsa Indonesia tentu harus sigap mengemban tugas mulia ini. Banyak langkah yang bisa ditempuh. Salah satunya dengan

Hit (477)Komentar (0)

Selengkapnya...

an image

    Pemuda adalah tulang punggung (back bone) sebuah Negara. Jika ingin menghancurkan sebuah Negara, maka hancurkanlah pemudanya. Sulit mengatakan kalau praktik tersebut tidak terjadi di Indonesia. Komparasi sederhananya: lebih banyak mahasiswa (sebagai bagian dari pemuda) yang ikut diskusi atau nonton konser band Ungu? Lebih banyak mahasiswa yang berorganisasi atau yang nongkrong gak jelas di mal-mal dan café-cafe? Lebih banyak mana mahasiswa yang bisa berorasi atau yang bisa menari Gangnam Style?     Belum lagi kasus kaum muda yang terjerat narkoba, free sex, dan tawuran makin menyuramkan masa depan bangsa ini.     Hemat saya, kampus adalah basis gerakan, maka sudah menjadi kewajiban untuk menumbuhkan kritisisme mahasiswa terhadap

Hit (493)Komentar (0)

Selengkapnya...