pmb

5 Fakta Unik Manfaat Main Game untuk Otak


an image

Orang-orang sering bilang kalau main game itu tidak ada gunanya. Siapa bilang!? Menurut penelitian, bermain video game itu bermanfaat untuk

Daftar Jurnal Online library Stikes


an image

Jurnal Online yang bsia di akses :  

Jauhi Prasangka


an image

Seseorang SMS sahabat karibnya: "Bro, aku lagi butuh 500 ribu, penting banget, darurat. Please, tolong pinjami aku dulu".

5 Manfaat Nonton Film Horor untuk Kesehatan


an image

TIDAK sedikit orang yang takut menonton film bergenre horor karena tentu saja menakutkan. Namun di balik semua itu, ternyata menonton film

Hati-hati! Gejala Diabetes yang Tidak Disadari Bisa Berakibat Fatal


an image

Jakarta, Jika Anda seringkali merasa lebih cepat lelah, haus berlebihan, penglihatan kabur atau frekuensi untuk buang air kecil segeralah cek.

Anjing Cerdas


an image

Seorang tukang daging heran ketika melihat ada anjing yang masuk ke tokonya, dia beberapa kali mencoba mengusir anjing itu, tetapi beberapa

Jakarta, Bukan hal yang baru apabila seseorang memiliki ratusan bahkan ribuan teman di jejaring sosialnya seperti facebook atau twitter. Namun, sebuah penelitian menemukan bahwa hanya memiliki teman di media sosial ternyata dapat membahayakan kesehatan Anda.

"Maka dari itu, remaja dan orang dewasa muda perlu didorong untuk membangun hubungan sosial yang nyata. Tidak hanya itu, interaksi nyata secara konsisten juga dibutuhkan" kata Kathleen Harris, salah satu peneliti sekaligus profesor di Universitas Carolina Utara, Chapel Hill, Amerika Serikat.

Dikutip dari Indian Express, Senin (11/1/2016), studi ini dilakukan berdasarkan penelitian sebelumnya yang menyatakan bahwa penuan akan lebih lama bila seseorang memiliki banyak koneksi sosial. Secara khusus, tim menemukan jaringan sosial dapat mempengaruhi kesehatan seseorang di awal dan akhir masa dewasanya.


Untuk melakukan studi, para peneliti mengambil data dari empat survei nasional yang dilakukan di Amerika Serikat. Dalam survei tersebut telah mewakili populasi masyarakat yang berada di rentang usia muda hingga tua.


Hasilnya, bagi remaja yang melakukan isolasi sosial akan meningkatkan risiko peradangan dengan jumlah yang sama seperti aktifitas fisik. Sedangkan, bagi mereka yang tidak dapat membaur dengan lingkungannya akan meningkatkan risiko obesitas pada bagian perutnya.

Bagi orang dewasa, mengisolasi diri dengan dunia luar lebih berbahaya daripada diabetes atau hipertensi. Bagi mereka yang berada di usia pertengahan dewasa, bukan mempermasalah seberapa banyak koneksi saat berhubungan dengan orang lain tetapi lebih dukungan sosial dan tekanan yang diberikan oleh koneksi sosialnya yang dapat berpengaruh pada kesehatan.

Hit (402)Komentar (0)

*
*
  (Masukkan kode dibawah ini)