pmb

Pemuda, Dulu dan Sekarang (Menilik Geliat Pemuda di Era Tekhnologi 3)


an image

Jika kita lihat, ada perbedaan menonjol antara pemuda dulu dan sekarang. Dahulu, dimana keadaan negara masih ”menegangkan”, lahirlah para

Peran Pemuda (Menilik Geliat Pemuda di Era Tekhnologi 2)


an image

”Beri aku sepuluh pemuda, maka akan kugoncangkan dunia,” inilah sebuah ungkapan yang pernah dilantunkan sang orator ulung yang pernah

Hakikat Pemuda


an image

Apa yang terlintas di pikiranmu ketika mendengar kata pemuda? Apakah sekedar manusia muda dengan beragam gayanya yang serba up to date? Ataukah ada

Mawar Dari Mawar (Part 3)


an image

Senja di jumat yang siang tadi di basahi air hujan, menampakan keelokan sinarnya, siapa yang mampu menolak keindahanya kecuali orang-orang yang

Pelayanan Keperawatan yang berkualitas, apakah hanya sebuah mimpi?


an image

Sebuah Keprihatinan tidak disahkannya RUU Keperawatan lebih dari 10 tahun perjuangan Insan Keperawatan. Peningkatan kesehatan di negeri ini memang

Mawar Dari Mawar (Part 2)


an image

Malam hari komplek perumahan Andrew tidak terlalu ramai, kompleks perumahan Andrew memang lebih sering sepi di malam hari. Selesai menyiapkan materi

“Manfaatkan yang lima sebelum datang yang lima: masa mudamu sebelum datang masa tuamu; masa sehatmu sebelum datang masa sakitmu; masa kayamu sebelum datang masa miskinmu; masa hidupmu sebelum datang masa matimu; masa luangmu sebelum datang masa sibukmu.” (H.R. Al Baihaqi)
Di dalam Al Qur’an, peran pemuda diungkapkan dalam kisah Ashabul Kahfi (18:9-22), kisah pemuda Ibrahim (21:60,69 dan 2:258) dan pemuda dibunuh oleh Ashabul Uhdud (lihat tafsir Ibnu Katsir Q.S. Al Buruuj) dan para Assabiqunal Awwalun pada umumnya berusia muda. Pemuda memegang peranan penting dalam sejarah kebangkitan Islam. Diantara pada pejuang muda Islam adalah Ali bin Abi Thalib dan Zubair bin Awwam, yang paling muda ketika itu keduanya berumur 8 tahun, Thalhah bin Ubaidillah (11), al Arqam bin Abi al Arqam (12), Abdullah bin Mas’ud (14) yang kelak menjadi salah satu ahli tafsir terkemuka, Saad bin Abi Waqqash (17) yang kelak menjadi panglima perang yang menundukkan Persia, Jafar bin Abi Thalib (18), Zaid bin Haritsah (20), Utsman bin Affan (20), Mush’ab bin Umair (24), Umar bin Khatab (26), Abu Ubaidah Ibnul Jarah (27), Bilal bin Rabbah (30), Abu Salamah (30), Abu Bakar Ash Shidiq (37), Hamzah bin Abdul Muthalib (42), Ubaidah bin al Harits, yang paling tua diantara semua sahabat yang berusia 50 Th.
Islam sangat menghargai keberadaan pemuda. Bahkan di dalam sebuah hadits mengenai 7 golongan yang dijamin masuk syurga, nomor 2 disebutkan adalah `seorang pemuda yang hidupnya selalu beribadah kepada Allah`. Ya, siapakah yang tidak ingin mausk syurga? Mari berlomba-lomba menjadi pemuda yang baik, generasi khoiru ummah, yang dapat berperan untuk perbaikan di sekitar kita.

Hit (646)Komentar (0)

*
*
  (Masukkan kode dibawah ini)